Cara Paling Mudah Untuk Pindah Hosting Dengan Domain Sama

Menemukan provider hosting Indonesia dengan spesifikasi mumpuni tentunya sangat menguntungkan. Dan ini biasanya didapatkan setelah beberapa tahun menjalani aktivitas blogging. Kondisi inilah yang membuat pemilik website memikirkan bagaimana cara pindah hosting dengan domain sama.

Hosting dengan spesifikasi bagus memang menjadi dambaan setiap pemilik situs. Spesifikasi terbaik bisa dilihat dari rekam jejaknya dalam mendukung kelangsungan website. Contohnya ialah situs jarang sekali mengalami gangguan.

Yang paling menarik, kecepatannya bisa diandalkan. Situs yang mendiami hosting tersebut memiliki performa lebih baik. Hasilnya, situs mendapatkan tempat di hari para pengunjung.

Cara Manual Untuk Beralih Hosting

Cara manual terkadang perlu dilakukan. Salah satunya disebabkan oleh web host baru belum didukung dengan migrasi otomatis. Meskipun begitu, Anda tidak perlu khawatir lantaran Anda bisa mengikuti cara pindah hosting dengan domain sama secara berurutan di bawah ini.

  1. Beli Web Host

Menyewa web host di provider baru diperlukan. Anda membutuhkannya sebagai tempat meletakkan domain beserta file website sebelumnya.

Hosting yang Anda gunakan bisa diubah. Anda bisa mempertimbangkannya. Contohnya bila situs telah mendapatkan lalu lintas yang cukup membanggakan.

Tetapi jika Anda ingin menggunakan paket yang sama, itupun tidak masalah. Yang terpenting, Anda mengetahui apa yang ingin dicapai. Contohnya ialah menargetkan kunjungan sekitar 20.000 visitor per bulan.

  1. Back Up File dan Database

Buatlah cadangan file dan database dari situs. Pencadangan ini harus dilakukan melalui web host lama. Caranya dengan mengunduh seluruh file beserta database penting dalam situs.

File ini tersimpan dalam CPanel. Masuklah ke CPanel, kemudian unduh keseluruhan file tersebut. Dan simpan ke dalam komputer di folder yang sama.

  1. Unggah File dan Database

File yang telah tersimpan dalam komputer ini sangatlah penting. Betapa tidak, ini merupakan hasil jerih payah selama ini. Contohnya ialah ribuan files beserta gambar, hingga plugin yang digunakan dalam mendukung pertumbuhan situs.

Files tersebut perlu diunggah kembali. Lokasi pengunggahan files berada di hosting baru. Tepatnya berada di CPanel yang diberikan oleh web host yang baru Anda beli.

  1. Alihkan DNS Domain

Perlu diketahui bahwa DNS ini akan berubah ketika Anda menggunakan server dan hosting yang berbeda. Jika tidak, risikonya cukup fatal. Situs tidak bisa di akses sehingga Anda tidak akan menjumpai visitor selama website belum ditangani.

Untuk mengalihkannya, Anda hanya perlu menghubungi provider hosting baru. Hubungi dan minta bantuan untuk mengatur DNS. Dengan begitu, website akan tampil seperti yang diharapkan.

  1. Tutup Akun di Web Host Lama

Menutup akun di web host lama bisa mengakhiri hubungan kerjasama dalam pembelian produk. Penutupan ini dilakukan lantaran Anda sudah memindahkan file website ke provider baru.

Tetapi harus diingat bahwa penutupan ini disesuaikan dengan keadaan. Apabila Anda hanya beralih hosting saja, Anda tentunya masih menyisakan sewa domain di tempat tersebut.

Anda masih membutuhkannya untuk memperpanjang. Kecuali jika Anda juga mentransfer domain ke provider baru.

Alasan meninggalkan domain di akun lama tidak lain dikarenakan nilai pembelian lebih murah dibanding provider baru. Dengan kata lain, Anda membutuhkan dua provider tersebut untuk perpanjangan.

Tetapi jika Anda juga memindahkan domain ke hosting baru, baiknya Anda menutup akun di hosting lama. Karena Anda sudah tidak membutuhkannya lagi.

Sebelum melakukan penutupan, periksa kembali mengenai keseluruhan situs. Usahakan bahwa tidak ada elemen website yang tertinggal. Karena bila tertinggal dan akun telah tertutup, Anda akan kehilangan files tersebut tanpa bisa dipulihkan.

Dampak Mengalihkan Situs ke Hosting Baru

Apa pengaruh dari beralih ke hosting baru? Jawabannya tergantung dari mana Anda memandangnya.

Untuk pertama kalinya, situs mungkin mengalami penurunan traffic. Ini sangat lumrah. Penyebabnya ialah adanya penyesuaian situs dengan host baru. Penyesuaian ini terkadang membuat beberapa artikel tidak tampil di halaman pencarian.

Setelah adaptasi berakhir, situs akan naik kembali. Ketika web host baru ini lebih baik, situs akan memperoleh hasil lebih baik. Pengalaman pengguna semakin meningkat. Buahnya, pengguna akan setia mengunjungi situs.

Perubahan ini akan terjadi secara perlahan. Anda hanya perlu bersabar serta memulai untuk menerbitkan konten baru. Tujuannya tidak lain untuk memperkaya isi website yang mana berguna untuk menarik kunjungan baru.

Kesimpulannya, dukung kemajuan situs dengan menempatkannya pada hosting yang menawarkan performa lebih baik. Sewalah satu tempat, kemudian pindahkan website tersebut. Toh, cara pindah hosting dengan domain sama ini tidaklah sulit meskipun dilakukan secara manual.